Kesempatan lagi buat jadi Narablog, yes!

Pertama kali ngebaca info soal kompetisi lomba menulis berawal dari seorang teman yang menandai dalam sebuah postingan di instagram beberapa waktu lalu. Hal itu membuat aku secara personal sedikit kaget tapi ya lumayan seneng lah ya, sejujurnya aku ndak (tidak) pernah mencari tau tentang adanya kompetisi menulis semacam ini dan yah sekarang adalah the second competition i’m join in, yaps ini kompetisi kedua yang aku ikuti, kepo-in para penulis yang ngadain kompetisi sampai baca-baca tulisan para juri di laman mereka masing-masing. Yak ampun, ternyata penulis-penulis handal ini sepak terjangnya luar biasa dan bisa sukses. Sukses dalam pemikiran aku adalah ketika mereka mampu menulis sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, hingga dimuat di media. Itu sangat keren!

Perkenalkan dulu, nama aku Wahyu Putri Sishadi boleh panggil Wahyu atau Ayu aja untuk membedakan keberadaan nama ‘Wahyu” yang biasanya didominasi anak laki-laki ehe.

sumber:screenshoot wputrisishadi.blogspot.com

Aku mengawali tahun menulisku di 2013, niatnya adalah sekadar membuat semacam diary pengingat atau sebut aja catatan kecil yang receh untuk kenang-kenangan ketika dewasa nanti, isinya sih mengungkapkan perasaanku melalui tulisan tanpa memikirkan bermanfaat atau tidak. Maklum! masih masa-masa labil remaja hehe, bersamaan dengan hobi menulis yaitu hobi baca novel biografi membuat keduanya klop sampai-sampai mendorong diriku yang lumayan introvert ini menghasilkan semacam karya sastra berupa cerpen, cerpen ini ada ketika aku bergabung pada sebuah komunitas.

sumber:https://banjarmazine.wordpress.com/2015/06/11/karya-pena-aksara/

Bergabung dalam sebuah komunitas yang bernama “Kapas” (Karya Pena Aksara) dulunya NBC di Banjarmasin membantu aku untuk memperbaiki tatanan tulisan mulai dari puisi, cerpen, dan banyak lainnya. Komunitas ini memang fokus pada karya sastra, bisa dibayangkan saat itu ada rumus yang disebut pembuka, isi, penutup, alur, pengantar, dan sebagian lain yang berupa bahasa kiasan untuk menggambarkan suasana dibagian alur pembukanya. Menarik! Sebuah deadline yaitu anggota wajib mengumpulkan karya sastra sudah disepakati dan kami harus penuhi itu. Tapi kalau boleh jujur aku memang ndak terlalu handal menggambarkan sebuah kiasan atau mengarang cerita fiksi jadi kesimpulannya -aku-kesulitan-, ditambah lagi kesibukan organisasi lain mulai terlihat dan akhirnya hobi nulis dan baca novel ini terhenti begitu saja di tahun 2015. Mohon jangan penasaran dengan blogku yang dulu, kalau penasaran bisa klik disini. tolong untuk ndak terlalu fokus disana #ehem.

Beberapa tahun berlalu tanpa lagi menulis blog, aku cuma berkutat pada status dan postingan di media sosial, kalau luang boleh dibaca di instagram aku @wahyuputrisishadi. Padahal ada banyak alasan yang membuat aku pengen nulis lagi soalnya jadi narablog itu sesuatu yang menyenangkan, contoh nih ya kaya’ nulis sambil memutar film di kepala pas aku pengen numpahin pengalaman yang udah aku alamin, lalu menyuarakan pendapatku secara pribadi tentang sesuatu yang lagi rame atau sesuatu yang membuat aku tertarik buat bahas, terus ada juga seorang teman yang pernah bilang bahwa impian atau perencanaan yang kita inginkan akan jauh lebih mudah tercapai jika kita menuliskannya dibanding cuman omongan dan khayalan doang, yah tiap orang mah bisa beda lah ya tapi aku setuju sama pendapat dia, dan yang terakhir adalah pengen gitu jadi orang yang bermanfaat bagi orang lain melalui karya tentu saja dalam hal ini cakupannya tulisan ya, cuma sayang banget pas aku coba searching di google, yah aku udah lupa akun untuk login.

Sampai akhirnya, pada tahun 2018 seorang teman programmer berbagi salah satu cara untuk menghasilkan uang melalui google yaitu dengan membuat sebuah website yang diisi dengan materi atau tulisan sebanyak yang ditentukan. Apa yang kalian pikirkan? Pikiran kita sama ndak? wahaha.. ya iyalah aku tertarik. Pertama, meski aku ndak terlalu paham cara menghasilkan uangnya, yah intinya ada penghasilannya. Kedua, aku ada kesempatan untuk jadi seorang narablog lagi yang artinya aku nulis lagi, meski tulisan yang aku buat belum mencukupi target awal tapi aku enjoy aja cuman emang kadang masih angin-anginan buat nulis, kan udah lama banget kan ya dan lagi ini aku rasain pas ikut kompetisi kaya gini, aku suka bingung harus nulis apa dulu dan mikir layak ndak sih dibaca orang, masih merasa kaya gitu tapi yah berdoa dan modal PD (percaya diri) aja. Bissmillah, memulai menjadi seorang narablog yang sebenarnya dan menjalankan alasan-alasan diatas, Aamiin.

Terakhir, harapan aku untuk tahun 2019 ini adalah semoga segala hal yang dirancang, diusahakan bisa terwujud, menjadi pribadi yang produktif berkarya dalam kreatifitas menulis tentunya ngasih pengalaman lucu, seneng, juga pembelajaran bagi orang yang baca terutama berbagi dalam kebaikan.

Eh, katanya dengan nulis, kita bisa secara ndak langsung melatih daya ingat jadi ndak cepet pikun. Bener ndak sih? semoga bener sih ya.

see ya

Posted in Strawberry shortcake

2 thoughts on “Kesempatan lagi buat jadi Narablog, yes!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *