(Al-Kisah tentang) “Jam”

Kamu jarang hadir, Aku tulis alfa disetiap jam absen. Ku tengok jam dinding, dia hanya bisu dengan mimik “Mana ku tahu?”

Saat kau tiba-tiba menyapa, bagai biasa saja seolah tak ada jarak,  didetik itu pula inginku menghardikmu. Lalu aku berdamai dengan diriku sendiri dan kembali pada perasaan nyamanku itu.

Ada yang berbisik “Biarlah, waktu yang menjawab segala yang tampak dan tersembunyi”

 

(line)

 

 

 

 

Posted in Al-Kisah

3 thoughts on “(Al-Kisah tentang) “Jam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *